Refleksi Harian 30 Maret 2015

Bahan: Yes. 42:1-9; Maz. 36:5-11; Ibr.9:11-15; Yoh. 12:1-11.

Perjalanan Seorang Hamba

Hamba seperti Yesus tiada bandingnya. Ia memulai ritual penyelamatan manusia dengan menjadi manusia. Sebagai Tuhan, Ia memiliki kuasa tanpa batas. Sebagai Hamba, Ia menjalankan tugas berat menjaga integritas diri sebagai utusan yang membawa mandat Sang Bapa. Bahkan saat manusia memberi penghargaan dengan mengurapi kakiNya dengan minyak narwastu, sesama manusia mengecam pengurapan ini. Yang meminyaki dengan tulus adalah Maria, namun reaksi Yudas Iskariot mencela perbuatan Maria merupakan penyangkalan, bahwa Hamba tidak layak menerima penghargaan/pengurapan tersebut. Manusia, yang akan Yesus tolong, ada yang tidak rela melihat orang lain memberi penghargaan untuk Tuhannya.

Bagaimana dengan sikap kita saat menjadi hambaNya? Siapkah kita mendapat perlakuan tersebut? Kalau Yesus bisa, maka kita pun akan dimampukan untuk menjadi hambaNya, asal kita mau menjaga integritas diri. (US)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *