Pdt. Agus Wijaya,

Percaya Tuhan, Lakukan yang Baik

Yeh. 12: 17-28; Yak. 4: 11-16

Ketidaktaatan pemimpin Israel menjadikan nasib rakyat tidak jelas. Mereka terombang-ambing dengan berbagai hal yang mengecewakan karena tidak terjadi seperti yang dikatakan. 

Namun melalui Yehezkiel, Tuhan menyatakan pemulihan. 

Yehezkiel 12:25 (TB)  sebab Aku, TUHAN, akan berfirman dan apa yang Kufirmankan akan terjadi, dan firman itu tidak akan ditunda-tunda lagi, sebab pada masa hidupmu, hai kaum pemberontak, Aku akan mengucapkan suatu firman dan Aku akan menggenapinya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” 

Pernyataan ini menunjukkan betapa pedulinya Tuhan kepada umat-Nya. Dia tidak membiarkan umat milik kepunyaan-Nya terombang-ambing dalam ketidakpastian. Yehezkiel membawa Firman Tuhan bahwa apa yang dinubuatkan Tuhan pasti akan terjadi.

Sikap percaya kepada Tuhan, dan karena itu kita menghargai orang lain yang juga merupakan umat milik kepunyaan Tuhan, itulah yang dinyatakan oleh Yakobus ketika ia berbicara supaya jangan menghakimi (karena itu menghina Tuhan yang menciptakan manusia itu), dan supaya manusia menghadirkan Tuhan dalam setiap perencanaan mereka.

Karena itu penegasan dari semuanya itu adalah:

Yakobus 4:17 (TB)  Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. 

Kita tahu: Tuhan mahakuasa. Kita tahu tidak boleh menghina orang lain. Kita tahu bahwa bagi orang beriman, libatkanlah Tuhan dalam setiap perencanaan kita. Dan…. ada banyak yang kita tahu; apa yang baik. Sudahkah kita melakukan hal itu?

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *