Ajaran adalah Identitas

Setiap komunitas pasti memiliki nilai-nilai atau ajaran yang dipandang sehat dan benar oleh komunitasnya. Nilai-nilai dan ajaran itu diturun-alihkan dari generasi ke kegenerasi sebagai penanda diri, identitas komunitas. Setiap dan semua anggota komunitas diharapkan memegang teguh nilai-nilai dan ajaran itu.

Itulah yang dinasihatkan Paulus kepada Timotius: “Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.” (2 Tim. 1:13). 

Di tengah aneka tawaran nilai.dan ajaran di sekitar kita, kita perlu terus mengingat nasihat rasul Paulus ini. Kita perlu menjaga, memegang, dan menghidupi nilai-nilai dan ajaran yang sudah yang kita miliki. Sebab nilai-nilai dan ajaran itu adalah identitas komunitas kita.

Pada saat yang sama kita tak perlu menutup diri pada nilai-nilai dan ajaran baru yang dapat menyempurnakan yang sudah kita miliki. Kita juga tidak perlu memakai nilai-nilai dan ajaran kita untuk menghakimi nilai-nilai dan ajaran komunitas lain.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *