Andalan Dalam Melahirkan Perubahan

Harapan akan terjadinya suatu perubahan, sebagai dampak dari pertolongan atau pelayanan yang kita lakukan, jangan pernah digantungkan pada orang yang ditolong atau dilayani. Ini hanya akan mengecewakan. Sebab perubahan yang kita harapkan belum tentu akan mewujud dalam diri dia atau mereka yang ditolong atau dilayani. Bahkan tidak jarang yang terjadi berbeda secara diametral dari apa yang kita harapkan.

Perubahan yang kita harapkan terjadi dalam diri seseorang yang kita layani atau tolong mesti kita gantungkan pada kesetiaan Tuhan  dalam memberikan pertolongan, sebagaimana telah kita alami dalam perjalanan bersama Tuhan. Inilah yang dimaksud rasul Paulus ketika ia menuliskan: “Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu, bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami.”  (2 Kor. 1:7).

Yang kita andalkan untuk melahirkan perubahan dalam diri dia atau mereka yang kita tolong atau layani bukan usaha dan kemampuan yang ditolong, bukan juga pengalaman dan keterampilan atau kemampuan kita dalam memberikan pertolongan, melainkan kesetiaan Tuhan yang telah terbukti dalam melahirkan perubahan. Dengan demikian, kita tidak akan mudah menyerah apalagi berhenti memberikan pertolongan atau melayani, bahkan ketika yang kita harapkan belum menunjukkan tanda-tanda keterwujudannya.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *