Posts by Pdt. Untari Setyowati

Refleksi Harian 30 April 2015

Bahan: Am.8:1-7; Kis. 8:1-8 Beriman dalam Berkarya Perjalanan jemaat mula-mula untuk bebas menjalankan¬† panggilan imannya sungguh tidak mudah. Ketika mereka memilih ikut Yesus, tantangannya justru datang dari orang yang tidak setuju mereka mengikut Yesus seperti Saulus. Ia tidak rela orang-orang beriman kepada Yesus, orang baru yang membawa pengajaran iman baru di matanya. Dan membuat banyak […]

Refleksi Harian 29 April 2015

Bahan: Mikh. 7:8-20; Mark.14:26-31 Mawas diri Seorang perempuan, buruh pabrik permen, terlihat tak canggung memilin dan memotong permen. Dalam waktu setengah jam, ia sudah menghasilkan satu keranjang permen! Wow, kecepatan tangan yang terlatih! Namun pernahkah ia terluka karena pisau pemotong permen itu? Ya, ia menunjukkan bekas luka di jari dan tangannya. Karena terbiasa, seseorang bisa […]

Refleksi Harian 28 April 2015

Bahan: I Tawarikh 11:1-9; Wahyu 7:13-17 Seorang Gembala bagi Allah Sebagaimana Samuel, tak seorang pun menyangka kalau Daudlah yang dipilih Allah untuk menjadi Gembala. Pengalaman pribadinya sebagai gembala domba dari usia anak-anak, membentuk konsep bagaimana seseorang menjadi ‘gembala’ bagi manusia. Meski Daud yang masih muda mengalami kesulitan di awal pelayanannya sebagai ‘gembala’ manusia, keyakinan iman […]

Refleksi Harian 27 April 2015

Bahan: I Sam. 16:1-13; I Pet. 5:1-5. Seorang pemimpin bagi Allah Ketika diminta memilih seorang pemimpin seperti dalam pemilu maupun pilkada, selain kapabilitas seseorang, tak dipungkiri bahwa mata pasti tertuju kepada sosok yang akan dijadikan pemimpin. Demikian pula yang terjadi dengan Samuel. Ketika Tuhan memintanya untuk mencari pemimpin baru dari keluarga Isai, ia pun memandang […]

Refleksi Harian 25 April 2015

Ada aneka suara dan berita yang beredar mengitari kita: ada gosip, opini, ada juga fakta. Ada yang menginspirasi, ada juga yang mematahkan semangat. Ada yang membangun, ada juga yang menghancurkan. Tak ada kewajiban, bahkan tak perlu mendengarkan semuanya. Jangan beri telinga mendengarkan suara atau berita yang menghancurkan semangat, yang memperlemah daya juang. Jangan pula biarkan […]

Refleksi Minggu Paskah 5 April 2015

Bahan: Kis. 10:34-43; Mzm. 118:1-2, 14-24; I Kor.15:1-11; Yoh. 20:1-18. Kristus yang Bangkit tidak Membedakan Orang Primordialism, secara natural melekat pada kehidupan seseorang ketika belum mengenal kemajemukan dunia tempat ia tinggal. Tak dapat disalahkan sepenuhnya apabila Petrus pun memiliki konsep yang sama. Pengalaman hidup bersama Saudara satu suku dan satu agama agak menyulitkan Petrus untuk […]

Refleksi Sabtu Sunyi 4 April 2015

Bahan: Ayb. 14:1-14; Mzm.31:2-5, 16-17; I Petr. 4:1-8; Mat. 27:57-66. Menghayati Kefanaan¬† dengan Pengharapan Iman Siapa yang tak menyana bahwa memilih ikut Yesus berarti menyanggupi ikut menderita seperti Yesus? Yesus memang tak pernah menjanjikan kenyamanan, kemakmuran dan bebas dari sakit-penyakit saat mengikut Dia. Bahkan sebagai pengikut Tuhan, tak ada bedanya dengan manusia ciptaan yang lain […]

Refleksi Jumat Agung 3 April 2015

Bahan: Yes. 52:13-53:12; Maz.22; Ibr. 10:16-25; Yoh. 18:1-11, 19:16-30 Diperdamaikan melalui Kematian Kristus Hitam….Warna yang mendominasi peserta ibadah hari ini, khususnya orang-orangtua. Tanpa harus memberikan pengumuman dresscode, banyak umat menggunakan baju berwarna hitam. Lambang duka yang disampaikan untuk mengenang kematian Kristus di atas kayu salib. Warisan sejarah yang menghargai kematian. Namun, di balik kematian ada […]

Refleksi Harian – Kamis Putih – 2 April 2015

Bahan: Kel. 12:1-14; Maz. 116; 1 Kor.11:23-26; Yoh.13:1-17; 31-35 Roti yang Terpecah, Anggur yang Tercurah Mencermati Saudara-saudara yang memasuki masa pensiun, baik rekan penatua dan pendeta, ada begitu banyak pesan dan kesan yang disampaikan. Diharapkan, setiap rekan yang memasuki masa pensiun bisa menerima kondisi alami tersebut dengan lega hati atau legowo. Sehingga, kelangsungan hari-hari setelah […]