Bulan Keluarga GKI Wahid Hasyim

Kami adalah Keluarga GKI Wahid Hasyim

Ibadah Bulan Keluarga GKI Wahid Hasyim

Lazimnya di GKI, bulan Oktober merupakan Bulan Keluarga.  Tak ketinggalan di GKI Wahid Hasyim Jakarta, kamipun ikut merayakannya. Namun kali ini Panitia Bulan Keluarga memiliki konsep yang berbeda. Kalau sebelumnya Bulan Keluarga adalah milik Keluarga Inti yaitu Ibu, Bapak dan anak, maka kali ini panitia ingin merangkul semua jemaat agar ikut menikmati Bulan Keluarga, agar tidak ada jemaat yang merasa tersisih atau merasa minder ketika ibadah di Bulan Keluarga.  Semua dirangkum panitia dengan tema-tema Ibadah Minggu.

Adapun Tema Besar kami adalah Keluarga Sehati dalam Kasih. Dan untuk setiap minggunya sbb:

Minggu 1: Keluarga Sehati dalamKasih (Pembukaan Bulan Keluarga)

Ibadah gabung di umum, pemuda, remaja dan anak. Tapi anak SM setelah didoakan dan membagi-bagikan kembang pertanda Pembukaan Bulan Keluarga, kembali ke kelas SM untuk mendengarkan cerita dari kakak GSM.

Minggu ke 2: Orang tua, mertua, menantu yang harmonis dalam kasih

Minggu ke 3: Ketika menjadi hidup sendiri (ini mengarah kepada para duda atau janda yang sudah ditinggal pasangannya).

  • Minggu ini nuansa Kebhinnekaan, jemaat diajak untuk mengenakan busana daerah seluruh Indonesia.

Minggu ke 4. Single?? No Problemo…

  • Diadakan KKR untuk anak Sekolah Minggu & bazaar  dari pakaian hingga makanan.

Minggu ke 5: Memulihkan keluarga untuk sehati dalam kasih.

  • Puncak acara, pengumuman pemenang dan makan bersama.

Setiap Minggu di ke 3 jam ibadah, ditampilkan drama singkat mengikuti tema khotbah. Drama ini menampilkan anak, mama, papa, oma yang sudah ditinggal opa, dan engkong yang sudah ditinggal emak, serta para jomblo yang senantiasa happy menikmati hidupnya.

Warung Pendeta

Tidak hanya acara Kebaktian Minggu, kami juga mengadakan:

  1. Kami menyebutnya Warung Pendeta. yang setiap Minggunya warung tersebut dijaga kelima pendeta GKI Waha secara bergantian. Contohnya.. Minggu 1 kami buka Warung Pdt. Imanuel Adam, dst.
  • Apa itu Warung Pendeta? Nah,,, kami menyulap sebuah ruangan kelas SM, menjadi ruang tamu yang menggambarkan pendeta, yang bertugas. Misalnya ketika warung Pdt. Dewi Prahesti maka kami mengisi ruangan itu dengan foto-foto keluarga Pdt. DP. Kemudian kami sediakan makanan kesukaan Pdt. DP di meja tamu serta makanan kecil lainnya untuk yang berkunjung.
  • Acara apa di Warung Pendeta? Warung ini kami sediakan untuk semua jemaat yang ingin bertemu dengan para pendeta. Boleh hanya mengobrol, atau mau didoakan atau curhat-curhatan juga boleh. Bebas.
  • Tujuan Warung Pendeta adalah agar para jemaat dan simpatisan bisa mengenal lebih dekat lagi dengan para pendeta kita. Maka untuk melengkapinya kami menayangkan slide yang berisikan kegiatan sehari-hari para pendeta, Dari kegiatan ini banyak hal menarik yang bisa kami temukan. Contohnya anak SM yang ingin mengobrol dengan pendeta.
  1. Panggung Keluarga Waha
Panggung Keluarga GKI Wahid Hasyim

Setiap Minggu panggung ini diisi dengan acara-acara hiburan dan tempat para komisi dan kelompok kerja mempresentasikan program masing-masing agar jemaat dan simpatisan mengerti. Hiburan diadakan seperti kuis, fashion show, bernyanyi lagu daerah.

Setiap Minggu dibuka juga meja informasi yang merupakan media bagi jemaat yang butuh info pelayanan di waha.

Kenzio di Panggung Keluarga

Ide untuk menjadikan Bulan Keluarga milik semua jemaat  adalah karena selama ini kami melihat ada jemaat yang merasa kalau bulan keluarga merupakan suatu moment yang kurang menyenangkan, sampai-sampai ada yang ibadah ke gereja lain ketika bulan keluarga tiba, Penyebabnya? Karena selama ini yang difokuskan hanya keluarga inti. Selama ini gereja tidak memikirkan bagaimana jemaat yang janda, duda dan single yang datang di saat ibadah itu ketika pelayan firman hanya memfokuskan pada keluarga inti. Pelayan Firman hanya mengarah kepada pasangan suami istri, tanpa melirik jemaat yang lain yang harusnya juga dirangkul bersama-sama oleh gereja. Itulah yang membuat panitia khususnya sie acara mengubah itu semua. Bulan Keluarga kali ini dikoordinir oleh Komisi Anak,  para panitia kami rangkul mulai dari remaja, pemuda hingga komisi dewasa.

Dan ternyata respons jemaat sangat menggembirakan. Yang paling dinanti-nanti sepertinya drama dan panggung keluarga serta warung pendeta. Ketika drama selesai.. maka tepukan jemaat akan terdengar serta kadang tertawa lucu di tengah-tengah drama melihat gaya si engkong.

Panitia Bulan Keluarga GKI Wahid Hasyim

Semua lelah panitia hilang ketika melihat semua jemaat ikut merasakan apa itu Bulan Keluarga. Gereja harusnya merangkul para janda, duda serta para single agar mereka tidak menjadi orang yang kesepian atau merasa tersisih, namun malah mensyukuri dengan ikut ambil bagian dalam pelayanan di gereja. Semoga GKI yang lain bisa membuka diri juga untuk ikut merasakan apa yang kami rasakan di GKI Waha. Sampai bertemu di Bulan Keluarga tahun depan. (Nellly Sims)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *