Refleksi (Page 2)

Tips Iman Untuk “terbang” di atas badai

Pdt. Rinto Tampubolon, Yesaya 40:31 “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Sayap adalah modal utama bagi rajawali untuk dapat terbang tinggi dan melayang di udara. Tanpa sayap rajawali hanyalah seekor burung yang […]

Bergeraklah Membuka Komunikasi

Terkadang orang-orang yang memiliki relasi  dekat dan baik dengan kita, dapat terpengaruh oleh bujukan atau provokasi orang tertentu yang berniat jahat, sehingga mereka memusuhi kita. Para sahabat dekat itu bahkan terkadang lalu ikut-ikutan memfitnah kita, menempelkan kepada kita kesalahan atau kejahatan yang sebenarnya tidak pernah  kita lakukan. Seiring dengan perjalanan waktu mereka akan menyadari bahwa […]

Deklarasi Wittenberg 10 Januari 2017

Pdt. Em. Kuntadi Sumadikarya, Undangan untuk bergabung dalam Deklarasi Wittenberg 2017 DEKLARASI WITTENBERG 10 JANUARI 2017 dari Konferensi Internasional ke-3 “Radikalisasi Reformasi” KEADILAN SEMATA! Radikalisasi Reformasi, Didorong oleh Krisis-krisis Sistemik Masa Kini “Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir” (Amos 5.24) Keadilan adalah jeritan kebanyakan orang di seluruh dunia […]

Jangan Ulangi Kesalahan

Pdt. Imanuel Kristo, Seorang pemberontak kerajaan harus menjalani hukuman mati di tiang gantungan karena apa yang dilakukannya. Namun saat hukuman mati itu dilakukan, secara mengejutkan tiba-tiba tali yang digunakan terputus. Menurut keyakinan yang ada pada waktu itu, jika seorang terhukum terselamatkan karena hal yang demikian maka sang terdakwa diyakini sebagai yang tidak bersalah. Oleh karenanya […]

PO-BOX

Pdt. Darwin Darmawan, Dalam bahasa Sunda gaul, kata PO-BOX adalah kependekan dari di-poyok (ejek, cemooh, rendahkan) tapi di-lebok(makan). Artinya, setelah seseorang mengejek, merendahkan, mencemooh tapi orang itu malah menikmati sesuatu dari yang dia rendahkan itu. Keluarga Yefta melakukannya. Karena Yefta lahir dari seorang perempuan sundal, ia diusir oleh keluarganya. Akibat pengusiran itu, Yefta hidup bersama […]

Pesan Pastoral Peringatan Sumpah Pemuda 2017

Badan Pekerja Majelis Sinode GEREJA KRISTEN INDONESIA Pesan Pastoral pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2017 “Sumpah Pemuda:  Inspirasi untuk menjadi Kristen Indonesia” Segenap simpatisan dan anggota jemaat Gereja Kristen Indonesia yang kami kasihi, Sumpah pemuda berawal dari kesadaran para pemuda bahwa perlawanan terhadap kolonialisme tidak bisa dilakukan sendirian. Mereka pun mengorganisir diri dalam kelompok-kelompok pelajar. Kelompok-kelompok […]

Pemimpin Berhasil Bila Hasilkan Pemimpin Baik

Pdt. Lindawati Mismanto, Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “anak muda.” Dalam hal-hal tertentu, anak muda seringkali diremehkan. Anak muda dipandang belum berpengalaman. Tetapi dalam hal yang lain, anak muda seringkali sangat diharapkan. Para orangtua mengatakan kepada anak muda, “Kepadamu kugantungkan harapan kami.” Jadi bagaimana? Repot kan jadi anak muda. Meskipun masyarakat Yahudi saat […]

Rayakan Keterbatasan

Pdt. Rudianto Djajakartika, Manusia adalah mahluk yang terbatas, tidak pernah sukses terus dan kadang-kadang mengalami kegagalan. Kita tidak pernah sehat terus dan terkadang mengalami sakit. Tetapi bagi orang beriman, keterbatasan bukanlah sesuatu yang harus dikuatirkan. Kesadaran akan keterbatasan sering menjadi rahasia sebuah keberhasilan. Dimana keterbatasan itu menjadi sebuah ruang bagi Allah untuk berkarya di dalam […]

Jangan Takut Menunda

Pertemuan, entah dengan siapa pun, sebaiknya berlangsung dalam situasi damai dan menghasilkan hal-hal yang menggembirakan. Hal ini semakin penting ketika dua belah pihak yang hendak bertemu itu adalah mereka yang sebenarnya memiliki relasi yang dekat namun sekarang sedang berada dalam situasi konfliktual. Sebelum bertemu, sejumlah hal yang menimbulkan kesalah-pahaman atau konflik perlu mendapat klarifikasi-klarifikasi pendahuluan. […]

Memaafkan atau dimaafkan?

Pdt. Yolanda Pantou, Mana yang lebih mudah, memaafkan orang yang telah menyakiti kita atau mengharapkan maaf dari orang yang telah kita sakiti? Atau mungkin pertanyaannya harus diubah, mana yang lebih sulit dari kedua pilihan itu? Bagi saya lebih sulit untuk mengharapkan maaf dari orang yang telah kita sakiti. Kalau kita yang disakiti, maka kartu maaf […]