Refleksi Mingguan (Page 2)

renungan yang diterbitkan mingguan

Refleksi Minggu 29 Maret 2015

MEMBERI MAKNA PADA DERITA Yesaya50:4-9a, Mazmur 118:1-2, 19-29, Filipi 2:5-11, Yohanes 12:12-16 Derita adalah hal yg bisa dialami oleh siapa saja. Manusia cenderung menghindari derita. Bahkan menganggap hal duniawi(kekayaan, jabatan) bisa menghindarkan diri dari derita. Namun, benarkah? Tak seorangpun bisa menghindarinya. Yang bisa kita lakukan adalah: bagaimana kita menghadapi penderitaan itu? Yesus adalah guru dan […]

Siapa Mencintai Nyawanya Akan Kehilangan Nyawanya

  Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:3-14; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33   Dari surat Ibrani kita mendapat informasi tentang peranan Imam dalam agama Yahudi: Pertama, seorang Imam dipilih oleh Allah. Jadi seseorang tidak bisa dari dirinya memilih dirinya sendiri untuk jabatan Imam. Imam-imam Yahudi yang berasal dari keturunan Harun adalah pilihan Allah. Suatu ketentuan dari Allah. Itu […]

Merayakan Hidup Dalam Anugerah KeselamatanNya

Bilangan 21:4-9; Mazmur 107:1-3, 17-22, Efesus 2:1-10; Yohanes 3:14-21   Saudara-saudara yang dikasihi Kristus, Ingatkah Saudara, tadi sewaktu bangun pagi, kaki mana yang kita gerakkan lebih dulu? Saat kaki bisa bergerak, ingatkah kita untuk bersyukur pada Tuhan, bahwa kita masih hidup! Rasa syukur dimulai dari hal-hal sederhana yang bisa kita rasakan sehari-hari. Dengan memulai syukur […]

Menguduskan Diri Dengan Menaati Firman Tuhan

Pra-paska III Tajuk Rencana Harian Kompas hari ini (Kamis, 5 Maret 2015) berjudul “Jangan Korbankan Rakyat”, menyoroti kisruh Gubernur DKI Jakarta dan DPRD menyangkut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015. Proses yang berlarut bahkan berujung pada penggunaan hak angket oleh DPRD merupakan contoh tidak baik dalam penyusunan anggaran. Dibandingkan dengan provinsi lain, pengesahan APBD Jakarta […]

Tidak Ada Gagang Pada Salib

Kejadian 17:1-7, 15-16; Mazmur 22:23-31, Roma 4:13-25, Markus 8:31-38 “Tidak ada gagang pada salib”. Ini adalah judul buku yang ditulis oleh Kosuke Koyama, seorang Teolog Kristen dari Jepang. Kata-kata itu bukan sindirian, tetapi merupakan penegasan penting bahwa salib itu memang harus dipikul. Salib bukanlah ember, tas koper, atau mug yang memiliki gagang yang akan membantu […]

Memikirkan Apa yang Dipikirkan Allah

(Kej. 17:1-7, 15-16; Mzm. 22:23-32; Rm. 4:13-32; Mark. 8:31-38) Kita tidak memerlukan suatu penelitian yang jelimet untuk dapat menyimpulkan bahwa memang banyak orang yang berpikir bahwa iman kepada Allah dalam Yesus akan membuat segala sesuatu menjadi beres; dalam nama Yesus segala sesuatu pasti dapat diatasi; bersama Yesus apa pun dapat berubah menjadi indah. Pendek kata […]

Dibaptis dan Dicobai Agar Siap Memberitakan Injil

Markus 1:9-15 “By failing to prepare, you are preparing to fail.” Jika tidak bersiap diri, Anda sedang bersiap untuk gagal. Demikian kutipan kata-kata Benjamin Franklin. Oleh sebab itu jika kita menjumpai tiga rangkai peristiwa yang dialami Yesus dalam bacaan Injil hari ini, itu bukanlah sebuah kebetulan. Rangkaian peristiwa pembaptisan, pencobaan dan pemberitaan Injil yang ditempuh […]

Dimuliakan dalam Kemuliaan Kristus

II Raja-raja 2:1-12; Mazmur 50:1-6; II Korintus 4:3-6; Markus 9:2-9 Mungkin kita masih ingat dengan nama-nama penginjil Indonesia yang terkenal pada masanya seperti Ade Manuhutu, berlatar belakang seorang penyanyi. Atau M. Yusuf Roni yang kotbah-kotbahnya dikasetkan dan bahasanya membumi, mudah dicerna orang. Atau Stephen Tong, yang hingga kini masih eksis dalam pengabaran Injil – meski […]

Taktik Garam, bukan Strategi Gincu!

Hari Kemerdekaan bangsa kita mengingatkan saya pada gagasan Yohanes Leimena. Ia berkata bahwa kita adalah warga negara Kerajaan Allah sekaligus warga negara Republik Indonesia. Kita memiliki dwi-kewarganegaraan. Kita bukan saja warga gereja, tetapi juga warga bangsa, dan bahkan warga dunia. Leimena selalu menekankan agar dua sisi kewargaan ini harus bisa kita hayati. Di dalam kedua […]

Damai Sejahteralah Indonesiaku

Potret Indonesia yang Buram? Bagaimana kita memaknai judul di atas? Apakah sebagai harapan? Sebagai doa? Sebagai keprihatinan? Sebagai dorongan untuk bersikap dan berbuat sesuatu? Rasa-rasanya semuanya ada dan bercampur aduk menjadi satu. Sedih, prihatin, geram itulah yang seringkali kita rasakan saat membaca atau mendengarkan berita-berita yang ‘menyesakkan’. Misalnya: harga kebutuhan pokok melonjak, tawuran antar pelajar, […]