Hati-hati menggunakan kepakaran

Hati-hati Menggunakan Kepakaran
Pengkhotbah 10:11

Seluas apapun pengetahuan, sedalam apapun refleksi, setajam apapun kemampuan berpikir, sehebat apapun keterampilan, tidak akan berguna ketika kita tidak mengetahui kapan, dimana, dan dalam hal apa semuanya itu harus dimanfaatkan. Bukan hanya tidak berguna, ketak-tahuan kapan, dimana, dan dalam hal apa harus menggunakan setiap atau semua kepakaran itu bahkan dapat menghasilkan bencana atau kehancuran atau setidaknya kekacauan bagi diri sendiri maupun orang lain. Tepatlah kesimpulan sang Pengkhotbah: “Jika ular memagut sebelum mantera diucapkan, maka tukang mantera tidak akan berhasil.” (Pkh. 10:11). Maka, jeli dan berhati-hatilah dalam memanfaatkan kepakaran yang engkau miliki. Waspadalah agar hal yang baik itu tidak menghasilkan bencana atau kehancuran atau kekacauan.

Pdt. Arliyanus Larosa

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *