Jangan Duakan Tuhan

Pdt. Agus Wijaya,

Ragu-ragu adalah sikap antara percaya dan tidak. Sikap ini yang seringkali menjadikan kita mencari dan ingin mendapat kepastian dari yang lain dengan mencari pertolongan lain yang dianggap memberi kepastian yang lebih.

Demikian juga dalam hal percaya kepada Tuhan, kita masih saja ragu-ragu, dan memastikan dengan mempercayai dan mempercayakan diri kita selain hanya kepada Tuhan. Percaya kepada jimat, benda, hari baik, dll; baik yang di luar kekristenan dan (celakanya) yang diberi cap Kristen tapi sebenarnya justru menduakan Tuhan. Padahal sebenarnya Tuhan saja sudah cukup;

Yesaya 60:17, 22 (TB)  Sebagai ganti tembaga Aku akan membawa emas, dan sebagai ganti besi Aku akan membawa perak, sebagai ganti kayu, tembaga, dan sebagai ganti batu, besi; Aku akan memberikan damai sejahtera dan keadilan yang akan melindungi dan mengatur hidupmu. 

Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya. 

Tuhan mampu, Tuham sanggup. Dan Dia bertindak sesuai dengan waktu-Nya.

Dua orang buta yang mendengar kedatangan Yesus, mereka minta disembuhkan, dan:

Matius 9:28-29 (TB)  Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” 

Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.”

Percaya menjadikan kita menerima apa yang baik.

Percayalah kepada Tuhan dan percayakan hidupmu di tangan-Nya.

Jangan pernah meragukan Tuhan dan kuasa-Nya. Apalagi menduakan Dia dalam hidup kita. Sekalipun seakan (benda atau orang) itu sepertinya bisa menjadi tempat bertumpu.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *