Kacang Hijau

Kacang Hijau

Pdt. Untari Setyowati, Kacang hijau maupun bakal tumbuhan kacang hijau, yaitu tauge atau biasa disebut toge… banyak dimanfaatkan dalam masakan. kacang hijau sebagai bahan dasar pembuatan bubur kacang hijau-sebagai kudapan, yang laku keras di segala musim, apalagi musim hujan seperti sekarang ini. Demikian pula toge, biasanya dimakan segar sebagai campuran soto dan lain-lain.

Kacang hijau dapat direbus dan dan diminum airnya sebagai obat penyembuh panas dalam, juga bermanfaat untuk menumbuhkan rambut serta menghitamkan rambut, biasanya ibu-ibu hamil mengkonsumsi kacang hijau untuk bayi dalam kandungan. Ternyata kacang hijau banyak manfaatnya, karena banyak mengandung fosfor, kalsium, vitamin B1, B2 dan selanjutnya.

Firman Tuhan yang menyapa kita hari ini dari II Korintus 5: 18 yang mengatakan demikian:”Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.”

Firman Tuhan mengajak kita untuk sejenak merenungkan karya Allah Bapa bagi umat manusia. Allah Bapa Sang Pendamai, mengirim Yesus Kristus, putera tunggalNya untuk menjadi pendamai antara umat dengan Allah Bapa. Selain menjadi pendamai, manusia yang telah ‘hidup baru’ dalam damai, memiliki tugas menjadi pendamai bagi dunia ini.

Biji kacang hijau, bermanfaat bagi manusia bila dipertemukan dengan air panas atau direbus, bahkan sengaja dibuat tunas atau toge yang dapat dimakan langsung oleh manusia. dengan minum air kacang hijau atau makan toge, manfaat biji kacang hijau langsung dapat dirasakan oleh manusia.

Sensasi seni hidup dalam rasa kali ini mengajak kita untuk berbagi manfaat seperti kacang hijau, dalam hidup kita.  manusia yang telah diperdamaikan dengan Allah Bapa, merasakan langsung manfaat perdamaian tersebut, maka jadilah pendamai bagi dunia. dengan menjadi pribadi penyembuh panas dalam. bila mendapat berita yang membuat hati orang panas, maka jadilah peredam, dengan menghentikan berita tersebut, tak perlu disebarkan. maka saudara telah menjadi pendamai bagi sesama.

https://www.youtube.com/watch?v=vleInjKmsQw

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *