Kala Tak Sesuai Harapan

Hab. 3:17-19; Luk. 19:11-27

Mari kita bertanya: apakah ada orang yang selalu berhasil? Sekalipun seseorang saat ini ada orang yang berhasil, tentu saja perjalanan hidupnya tidak selalu mulus. Ada saja titik di mana ditemui yang namanya gagal atau kegagalan.

Ada waktunya usaha yang demikian keras, perjuangan yang tak kenal lelah ternyata berujung dengan kekecewaan dan kegagalan.

Setiap orang tentu pernah mengalaminya.
Setelah gagal, apa yang kita lakukan?
Marah? Mutung? Murung? Manyun?
Itu bukti kita sedang marah dan mungkin sedang mengasihani diri yang gagal.
Habakuk menunjukkan sikap seperti apakah yang mesti dimiliki oleh orang beriman;

Habakuk 3:17 (TB) Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,….

Memang secara kasat mata Habakuk mengalami kegagalan, kehancuran dan kesedihan. Namun Habakuk menolak untuk menjadi marah, mutung, murung dan manyun. Ia menyatakan diri sebagai orang beriman yang menyatakan iman percayanya kepada Tuhan:

Habakuk 3 : 18-19
namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Percaya tak mengubah iman kita dalam menghadapi naik turunnya kehidupan.

Pdt. Agus Wijaya

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *