Malam Seribu Lilin Memperingati Kerusuhan Mei’98

Bertempat di Bundaran Hotel Indonesia, Seknas Perempuan mengkoordinir pelaksanaan Aksi Malam Seribu Lilin yang dihadiri perwakilan dari berbagai agama dan lembaga untuk mengenang peristiwa kerusuhan Mei 1998. Meski sempat diguyur hujan, namun acara berlangsung dengan hikmat. Dimulai dengan orasi-orasi yang disampaikan para wakil jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen. Dalam orasi tersebut, para jurnalis juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menolak sikap intoleransi beragama yang terjadi di Jogjakarta beberapa waktu lalu, yang juga salah satu korbannya adalah seorang wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalisnya. Kita berharap hal-seperti itu tidak terjadi lagi di Indonesia.

Acara ini juga dihadiri Pdt. Jan Calvin Pindo, Wasekum Sinode GKI dan beberapa tokoh agama lainnya. Hadir juga salah satu korban kerusuhan dan orangtua yang anaknya menjadi salah satu korban di Jogja Plaza memberi kesaksian tentang peristiwa yang terjadi. Acara diakhiri dengan doa bersama-sama yang memanjatkan doa untuk kedamaian Indonesia. (NS)

foto2

 

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *