Masyarakat Sipil dorong UKP PIP

Dr. Yudi Latif memberikan penjelasan bersama Dr. AA. Yewangoe

SINODEGKI.ORG – Presiden Joko Widodo membentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) pada 7 Juni 2017 lalu. Kepala UKP PIP ini adalah Yudi Latif sementara untuk Dewan Pengarah, Jokowi menunjuk Megawati Sukarnoputri, Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Ketua Umum PBNU Sa’id Aqil Siroj, Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin, Mahfud MD, AA Yewangoe, Wisnu Bawa Tenaya, dan Sudhamek.

Lahirnya UKP PIP ini direspon positif oleh kalangan masyarakat sipil yang memberikan perhatian kepada situasi kebangsaan yang makin memprihatinkan. Dalam rangka mendukung UKP PIP untuk melakukan fungsinya maka sembilan belas lembaga masyarakat sipil menginisiasi kegiatan bertema: “UKP PIP Mendengar: Bergerak dan Bertindak Membangun Habitus Pancasila.”

Kesembilanbelas lembaga tersebut antara lain: Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), AKUR Sunda Wiwitan Cigugur Kuningan, Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI), Institute Dialog Antar Iman di Indonesia (Dian Interfidei), Forum Masyarakat Khatolik Indonesia (FMKI), Forum Stovia, Himpunan Mahasiswa Budhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU), Jaringan Natar Iman Indonesia (JAII), Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JKLPK), Maarif Institute, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Perkumpulan Amerta, Persekutuan Intelegensia Kristen Protestan Indonesia (PIKI), dan Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (SEJUK).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian dan peran partisipasi masyarakat untuk mendorong UKP PIP dapat menjalankan fungsi dan tugasnya seoptimal mungkin dengan cara-cara yang partisipatif dan bersinergi dengan masyarakat sehingga dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Kegiatan ini didahului dengan Focus Grup Discussion (FGD) untuk merumuskan masukan-masukan dari berbagai kegiatan bertemakan pancasila yang pernah diadakan sebelumnya oleh lembaga-lembaga yang bergabung. Dalam kegiatan ini hasil rumusan tersebut disampaikan langsung melalui dialog dengan Dr. Yudi latif (Kepala UKP PIP) dan Dr. AA Yewangoe sebagai salah satu Dewan Pengarah UKP PIP.

Dialog ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk saling mendukung percepatan sosialisasi dan pemahaman Pancasila (kembali) sebagai Ideologi pemersatu bangsa. Indonesia pun diharapkan dapat menata masa depannya dengan lebih baik dalam menjawab semua tantangan globalisasi, termasuk mewujudkan perdamaian dunia. (

)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *