Mengenal Dia yang Dilayani

Ada aneka hal yang dapat membuat kita merasa gentar untuk nenerima dan memberi diri melayani Tuhan. Kita bisa gentar karena kita merasa tak mampu untuk mengemban kepercayaan yang Tuhan berikan itu. Kita juga dapat gentar karena kita menyadari bawa tidak mudah untuk melayani dengan lurus dan konsisten; sebab kelurusan dan konsistensi itu dapat menimbulkan penolakan, permusuhan, dan hal-hal lain yang dapat membuat kita menderita, terluka, entah secara fisik, psikologis, atau spiritual.

Rasa gentar dan galau oleh hal-hal semacam ini akan dapat kita atasi dan lewati ketika kita mengenal siapa yang kita percaya dan layani. Rasul Paulus menulis: “Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan. (2 Tim. 1:12).

Mengenal siapa Dia yang kita percaya dan layani adalah sumber inspirasi dalam mengusir aneka bayangan ketakutan ketika hendak memberi diri dalam.melayani dan sekaligia kekuatan untuk menghadapi kalau kalau hal-hal yang kita kuatirkan itu benar-benar datang menerpa.

Maka, kenalilah dengan dekat Dia yang kita percaya dan layani dengan memberi waktu yang memadai untuk membaca Alkitab.

 

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *