Mengendalikan Keinginan

Penderitaan tampaknya hampir selalu menyertai perjalanan kehidupan kita. Ada penderitaan yang disebabkan oleh hal-hal atau peristiwa yang memang memenderitakan, ada yang disebabkan oleh hal-hal atau peristiwa-peristiwa yang tak sesuai dengan yang kita harapkan atau inginkan.

Karena itu, bila merasa menderita, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengidentifikasi penyebabnya. Ketika penderitaan terjadi karena hal-hal atau perisrtiwa-peristiwa yang memang memenderitakan, artinya penderitaan itu memang tak dapat dielakkan, kita perlu menghadapinya dengan teguh. Kita harus tetap percaya dan mengabdi kepada Tuhan meskipun menderita. Dalam bahasa rasul Paulus: “Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. (2 Tim. 2:3).

Ketika penderitaan itu terjadi karena hal-hal atau peristiwa-peristiwa yang tak sesuai dengan harapan kita, maka kita tak boleh membiarkan diri kita mengalami penderitaan itu. Kita perlu berusaha keras mengendalikan harapan-harapan kita. Kita perlu memaafkan diri atau sesama ketika kenyataan yang kita hadapi tak sesuai harapan. Kita harus mengendalikan ego tentang pemenuhan harapan dan keiingunan itu. Sebab “Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.” (2 Tim. 2:4)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *