Menjadi Pewarta Injil

Pdt. Agus Wijaya,

Keluaran 30: 22-38; Kisah Para Rasul 22: 2-16

Melakukan dengan tepat. Itu yang Tuhan kehendaki bagi umat-Nya. Termasuk ketika mereka mempersiapkan perkakas dan wewangian yang dipakai untuk menguduskan kemah suci dan perkakasnya. Tujuannya jelas, campurannya tepat, dan siapa yang melanggarnya hukumannya tegas, mati.

Tuhan mau supaya umat yang dipimpinnya keluar dari tempat perbudakan mengikuti dengan setia setelah mereka dibebaskan sehingga mereka sebagai bangsa yang kudus.

Segala aturan itu mesti dilakukan dengan cermat, termasuk aturan-aturan dalam hidup.

Dan itulah yang Paulus tunjukkan tentang dirinya  di hadapan orang Yahudi. Ia menceritakan bahwa dirinya orang Yahudi tulen. 

Sebagai seorang Yahudu ia bersaksi tentang Kristus yang telah menyapanya, dan menjadikan Paulus sebagai pekabar Injil-Nya.

Apapun latar belakang kita, sudahkah kita dalam hidup yang kita jalani, mewartakan Kristus dalam hidup kita?

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *