Menjadi Saksi Kristus Perlu Tindakan Nyata

SINODEGKI.ORG – “Menjadi orang Kristen bukan berarti menjadi seorang yang suci, namun menjadi saksi Kristus dalam perkataan, dan terutama dalam tingkah laku.” Ujar Paus Fransiskus dalam sebuah pertemuan dengan jemmat sebuah paroki di sudut Timur Roma.

“Menjadi saksi Kristus hanya dapat dilakukan dengan tiga hal: perkataan, hati dan perbuatan. Kalau saya pengikut Kristus, dan saya pergi ke gereja setiap hari Minggu bersama orang tua saya, tetapi perkataan saya tidak baik, saya tidak menolong orang yang membutuhkan, dan saya tidak mengunjungi orang miskin, ini bukan saksi Kristus, dan sia-sia yang saya lakukan” tambah Paus di Paroki Santa Maria ketika ia berbicara kepada anak-anak dan pemuda di paroki itu.

Paus berada di paroki Santa Maria untuk menghadiri program pendidikan keagamaan terhadap anak-anak dan remaja yang diadakan oleh paroki tersebut. Ia juga bertemu dengan para orang tua yang membaptiskan anak mereka.

Paus menggendong anak on June 13, 2015 in Vatican City, Vatican. foto hngn.com

“Menjadi seorang saksi Kristus bukan berarti menjadi seorang yang suci, tetapi menjadi orang miskin yang berkata: Ya, saya seorang berdosa, tetapi Kristus adalah Tuhan saya dan saya akan menyaksikan dia setiap hari dengan hidup saya, memperbaiki hidup saya, dan mengikuti jalan yang benar,” ujar Paus.

“Saksi Kristus tidak memperkatakan hal yang buruk tentang orang lain. Anda mau menjadi jemaat yang baik? Jangan gossip. Kalau anda memiliki perbedaan dengan orang lain, katakan saja secara langsung kepada orang tersebut.” Kata Paus mengakhiri kunjungannya ke paroki Santa Maria. (chatolicherald.co.uk/spw)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *