Pemimpin: Memberi Waktu Membaca & Merenungkan Kitab Suci

Pemimpin: Memberi Waktu Membaca & Merenungkan Kitab Suci

Dunia ini menawarkan aneka nilai. Penawaran nilai-nilai ini semaki  gencar terjadi pada masa kini, seiring dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Aneka tawaran nilai-nilai ini mengejar kita sampai ruang yang paling pribadi. Ia mengejar kita sampai ke tempat tidur, melalui gadget yang ada di genggaman kita. Dan pengejaran ini dilakukan dengan cara yang sangat menarik, melalui kalimat-kalimat indah dan mengena, disertai tampilan yang menarik mata.

Nilai-nilai ini, sadar atau tidak sadar, akan memengaruhi kita dalam menentukan keputusan, perilaku, pilihan-pilihan kita. Pada saat yang sama kita perlu menyadari bahwa nilai-nilai yang ditawarkan itu tidak selalu baik, juga tak selalu sama, bahkan bisa saling bertentangan. Karena itu semua tawaran nilai-nilai ini harus dinilai dari perspektif firman Tuhan sebagai norma tertinggi dalam kehidupan.

Inilah yang diingatkan Paulus kepada Timotius. “Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.” (1 Tim. 4:13). Seorang pemimpin, dengan demikian, harus memberi waktu yang memadai untuk membaca dan merenungkan Kitab Suci, sebagai sumber nilai utama.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *