Pemimpin: Tetap Terkoneksi dengan Komunitas

Pemimpin: Tetap Terkoneksi dengan Komunitas

Seorang pemimpin terkadang terpaksa tidak dapat berada di tengah-tengah komunitas yang ia layani. Karena berbagai hal yang dapat dipertanggung-jawabkan ia terpaksa meninggalkan mereka. Namun, ketika tidak sedang berada di tempat pun, seorang pemimpin harus selalu menempatkan komunitas yang ia layani dalam radar perhatiannya, sehingga ketika komunitas memerlukan layanan atau pertolongannya, sang pemimpin tetap dapat memenuhinya.

Meskipun layanan dari tempat yang berjarak ini tak sebaik ketika berada di tengah-tengah komunitas, namun tetap memiliki pengaruh pada komunitas. Layanan ini setidaknya semakin memperkuat relasi dan ikatan saling percaya antar pemimpin dengan komunitas. Hal ini tentu sangat penting bagi komunitas dan bagi sang pemimpin.  Ini jugalah yang dilakukan rasul Paulus kepada Timotius. Paulus menulis: “Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau.

Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.” (1 Tim. 3:14-15). Maka tetaplah terkoneksi dengan komunitas yang engkau layani dimanapun engkau berada.
Salam dari Surabaya,
Arliyanus

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *