Pengalaman adalah Modal Awal Seorang Pemimpin

Pengalaman adalah Modal Awal Seorang Pemimpin

Ada orang tertentu yang memiliki bakat kepemimpinan yang luar biasa, istimewa. Dalam usia yang relatif sangat muda dan dengan pengalaman yang sangat minim, mereka menyeruak dan menjadi pemimpim yang berhasil, disegani, dan diterima oleh komunitas, bahkan khalayak, termasuk generasi tua atau para senior. Namun jumlah orang-orang istimewa seperti ini sangatlah terbatas. Pada sisi lain, ada orang-orang yang minim pengalaman dan tak punya bakat kepemimpinan yang istimewa, namun tiba-tiba menjadi pemimpin karena faktor kedekatan dengan tokoh central dalam komunitas.

Orang-orang seperti ini bahkan dapat menyingkirkan mereka yang memiliki bakat kepemimpinan yang istimewa. Sebab mereka didongkrak oleh sang tokoh central. Yang berani menghalangi akan merasakan akibatnya, akan disingkirkan. Pemimmpin seperti ini biasanya tak disukai secara sembunyi-sembunyi. Bahkan banyak yang akhirnya jatuh seiring dengan memudarnya pengaruh sang tokoh central. Tidak hanya itu, pemimpin seperti ini dapat membawa komunitas atau organisasi ke lembah kehancuran. Karena itu, kecuali punya bakat yang istimewa, seorang pemimpin memang sebaiknya orang yang cukup berpengalaman dan bukan pendatang baru dalam komunitas.

Seperti yang ditulis rasul Paulus: “Janganlah ia seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman Iblis.: (1 Tim. 3:6). Pengalaman adalah modal awal yang penting bagi seorang pemimpin. Kalau yang berpengalaman saja bisa gagal, apalagi yang belum memiliki pengalaman.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *