Penyesatan

Pdt. Agus Wijaya,

Yer. 25: 8-14; Gal. 5: 7-12

Apakah akibat dari ketidaksetiaan Yehuda kepada Tuhan Allah?

Yeremia 25:8-11 (TB)  Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: Oleh karena kamu tidak mendengarkan perkataan-perkataan-Ku, 

sesungguhnya, Aku akan mengerahkan semua kaum dari utara — demikianlah firman TUHAN — menyuruh memanggil Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku itu; Aku akan mendatangkan mereka melawan negeri ini, melawan penduduknya dan melawan bangsa-bangsa sekeliling ini, yang akan Kutumpas dan Kubuat menjadi kengerian, menjadi sasaran suitan dan menjadi ketandusan untuk selama-lamanya. 

Aku akan melenyapkan dari antara mereka suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan pengantin perempuan, bunyi batu kilangan dan cahaya pelita. 

Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya. 

Tujuhpuluh tahun bangsa Yehuda akan menerima akibat ketidaksetiaan itu. Jadi, suatu akibat yang cukup besar ketika mereka tak lagi setia kepada Tuhan.

Penyesatan itu memang tidak nampak.  Penyesatan itu kelihatannya baik dan melengkapi namun semakin melenceng dari iman percaya kita kepada Tuhan. Karena itu Paulus berkata:

Galatia 5:8-9 (TB)  Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu. 

Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.  

Kelihatannya kecil dan sedikit namun berbahaya karena bisa menjadikan bahan/ adonan khamir/ mengembang.

Demikian juga dengan penyesatan, sedikit namun berpengaruh besar kepada seluruh jemaat; mereka yang tadinya percaya bahwa Yesus satu-satunya keselamatan, dengan menambahkan tradisi Yahudi akhirnya menjadikan mereka merasa lebih yakin.

Jadi, berawas-awaslah dalam hidup kita. Ujilah setiap roh yang dinyatakan dan ditawarkan kepada kita. Segala yang kelihatannya indah, manis, memberi makna lebih sepertinya menegaskan apa yang kita terima. 

Ketika kita menghadapi itu semua, bertanyalah kepada semakin banyak orang dan berdoalah supaya Tuhan yang menuntun kita.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *