Refleksi Mingguan 26 April 2015

Tawaran Sang Gembala: Hidup Berkelimpahan Bersama Komunitas

Bacaan:
Kis. 4 : 5-12
Mazmur 23
I Yoh 3: 16-24
Yohanes 10: 11-18

Hidup berkelimpahan biasanya dipahami dengan banyaknya materi, uang dan harta. Hidup berkelimpahan biasanya dianggap sebagai pengumpulan harta benda untuk dirinya sendiri.

Di masa Paska, kita diingatkan bahwa keselamatan dan hidup baru umat Tuhan semata-mata karena kebaikan Tuhan, Sang Gembala yang baik. Gembala yang tidak hanya menggembalakan dengan baik; memberikan kebutuhan kita namun juga menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Dengan karya kasih-Nya kita diselamatkan. Itulah makna hidup berkelimpahan. Jadi, hidup berkelimpahan bukan tentang benda dan uang yg banyak, juga bukan tentang pengumpulan untuk diri sendiri.

Bagaimana setelah kita menyadari hidup kita adalah hidup yg berkelimpahan?
Kesadaran hidup berkelimpahan mendorong kita untuk berbagi dengan orang lain. Kita orang beriman diajak untuk berbagi hidup beriman, berbagi karya, berbagi berkat; membagikan diri kita. Karena itulah ciri org yang hidup berkelimpahan; berbagi dengan orang lain. (Pdt. Agus Wijaya)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *