'GKI' Tagged Posts

Refleksi Harian 20 Juni 2015

Mzm. 107:1-3, 23-32; Ayb. 37:1-13; Luk. 21:25-28 Gelora alam raya Alam raya dengan segala keagungan dan kekuatannya membuat kita tersadar akan kuasa Allah pencipta langit dan bumi. Gelora alam raya menjadi penunjuk kepada Allah. Ciptaan menunjuk kepada pencipta. Oleh sebab itu, saat kita ramah terhadap lingkungan hidup, kita sedang menunjukkan bakti kita kepada Allah Sang […]

Refleksi Harian 19 Juni 2015

Mzm. 107:1-3, 23-32; Ayb. 29:21—30:15; Kis. 21:1-16 Setia sampai akhir Kesetiaan ditunjukkan dengan bukti. Baik dalam keadaan yang menyenangkan maupun dalam keadaan yang menyakitkan. Demikianlah kita mengenal makna komitmen. Kesediaan untuk berpegang dan mengerjakan apa yang telah dipilih dengan sungguh-sungguh sampai akhir, apapun hambatannya. Pertanyaan reflektif: Menyimak apa yang dikisahkan Ayub mengenai keberadaan dirinya, apakah […]

Refleksi Harian 9 Juni 2015

Bacaan: 1 Sam. 8:1-22 Rasa kecewa yang dipelihara ternyata sangat berdampak destruktif. Itu bisa menyeret kita pada sikap atau tindakan yang irasional. Kita dapat dibuat peduli lagi pada konsekuensi akibat negatif dan menghancurkan dari pilihan, sikap, tindakan kita. Itulah yang terjadi dalam diri umat Israel yang diwakili oleh para tetua mereka. Karena mereka kecewa atas […]

Refleksi Harian 8 Juni 2015

Bacaan: 1 Sam. 7:3-15 Pengalaman tak berdaya sungguh tak menyenangkan. Itu bukan saja membuat kita kehilangan rasa percaya diri dan rasa bangga, tetapi juga kehilangan harga diri. Kita merasa bukan manusia merdeka lagi. Pada saat yang sama, mengalami keadaan tak berdaya itu dapat memberi hasil yang baik bahkan istimewa ketika itu kita tempatkan dalam relasi […]

Refleksi Harian 6 Juni 2015

1Sam 6:1-18;Luk 8: 4-15 Menjadi Pendengar yg Berbuah Kalau di Indonesia, orang akan mengatakan bahwa sang penabur adalah penabur yang tak berpengalaman, bodoh, membuang kesrmpatan, dll. Namun harus disadari: itulah cara menabur benih di daerah itu, dan selalu ada kemungkinan; jatuh di jalan, jatuh di tanah berbatu dan di tengah himpitan duri. Dan itulah yg […]

Refleksi Harian 5 Juni 2015

1 Sam. 5: 1-12; 2 Kor. 5:1-5 Allah yang Bertindak Seorang guru atheis mencobai Belle, seorang anak yg rajin ke gereja. Ia ingin membuktikan : Tuhan ta ada, Tuhan tak nyata. Guru itu berkata: “Belle, cobalah minta kepada Tuhan makanan. Tuhan pasti tidak memberikannya.” Belle menjawab: “Pak guru, Tuhan sekarang tidak memberikan makanan kpdku. Karena […]

Refleksi Harian 4 Juni 2015

1 Sam. 4: 1-22; 1 Pet. 4: 7-19 Menderita karena…. Merenungkan tentang penderitaan, orang bisa mempunyai 1001 penyebab. Penyebab yg paling sering dan mudah diucapkan adalah: “Ini karena Tuhan.” Pandangan ini bisa saja menyatakan: Tuhan yg mencoba, menguji, mengizinkan atau murka Tuhan. Namun, apakah memang Tuhan menghendaki penderitaan? Apakah yg menyebabkan kekalahan Israel? Bukankah mereka […]

Refleksi Harian 3 Juni 2015

Bil. 6: 22-27; Mark 4: 21-25 Hiduplah Menjadi Berkat Banyak orang merasa bosan, jenuh, bingung dengan hidup yg sedang dijalaninya. Melamun, bengong, tak berbuat apa2, dan banyak yg lain adalah ciri-cirinya. Padahal, kita perlu tujuan hidup kota, menjadikan kita mempunyai langkah-langkah dalam hidup. Harun memberi formulasi berkat bahwa karena Allah yg menuntun kehidupan manusia, maka […]

Refleksi Harian 2 Juni 2015

Kel. 25: 1-22; 1 Kor. 2: 1-10 Persembahan Terbaik Memberikan kepada pihak lain yang kita kasihi tentu kita ingin memberikan yang terbaik. Tentu yang terbaik bukan hanya bentuk fisiknya. Buah yg bagus, barang yang baik dan indah. Tentu yang dimaksudkan di sini dan yang paling penting adalah ketulusan hati ketika memberikan persembahan. Paulus menekankan hal […]