Tidak Diskriminatif


Tidak Diskriminatif

Mazmur 146, Yesaya 35:4-7a, Yakobus 2:1-17

Gambaran indah saat Allah memimpin dengan keadilan dan menghancurkan kejahatan menjadi visi suci yang harus mencerahi setiap umat-Nya. Visi itu menjadi pengarah bagi umat untuk turut serta memperjuangkannya.

Masa-masa kehidupan yang berat menjadi perkara yang membangun iman bagi setiap orang yang bijaksana. Karakter sejati diuji melalui kesusahan hidup. Allah adalah sumber hikmat dan kebijaksanaan dalam ujian itu. Hikmat Allah harus dihidupi dengan iman yang teguh dan dengan praktek yang nyata. Keraguan adalah penghalang yang tidak membantu dalam menghidupi prinsip yang benar.

Orang yang teruji kesetiaannya dalam beriman nampak dari sikapnya yang tegas dan berani untuk tidak menghidupi diskriminasi. Orang itu melihat bukan semata tampilan luar dan status, tetapi juga seluruh pribadi sebagai ciptaan Allah yang berharga.

Refleksi:

  • Bagaimanakah kita menanggapi masa-masa susah dalam hidup kita selama ini?
  • Mengapa Allah dengan tegas mendidik umat-Nya untuk tidak diskriminatif?

Pdt. Essy Eisen