Tiga dari Lima, sekelumit spiritualitas

Tiga dari Lima, sekelumit spiritualitas

(I Timotius 4:8)

Jack L. Seymour dalam bukunya Mapping Christian Education, approach to congregational learning mengutip pemikiran Maria Harris dan Gabriel Morran tentang spritualitas. Harris dan Moran memberikan cermin untuk melihat atau dapat juga digunakan untuk mengetahui seberapa baik pertumbuhan spiritualitas kita sebagai anggota jemaat. Pertama, Harris dan Morran menggunakan konsep yang memang sudah lama yaitu dengan melakukan lima kebiasaan atau disiplin. Kelima hal tersebut adalah mengambil waktu selama duapuluh menit untuk berdoa setiap harinya, satu hari dalam seminggu tidak mengendarai mobil, berpuasa satu minggu sekali, lima belas menit menulis jurnal yang dilakukan paling tidak tiga kali dalam satu minggu, dan melakukan sabat satu hari dalam satu minggu (Seymour 1997, 62).

Kelima hal diatas dapat digunakan sebagai cermin untuk melihat atau mencari tahu mengenai kondisi spiritualitas kita secara umum. Kelima kebiasaan di atas tentunya akan menjadi sebuah nilai positif bagi kita apabila kelimanya atau paling tidak tiga diantaranya dikerjakan. Gereja yang mendapati anggota jemaatnya tidak memiliki tiga atau salah satu dari lima hal diatas, mungkin perlu melakukan evaluasi dan segera melakukan pembenahan terhadap pola atau strategi pendidikan terhadap anggota jemaat yang dilakukan. Pemetaan terhadap posisi atau peran pendidikan dalam jemaat sangat menentukan bagi gereja dalam mengidentifikasi diri dan anggota jemaatnya sehingga langkah selanjutnya dapat dilakukan (Seymour 1997, 62).

Selamat memilih…

 

TPG Sigit P Wibisono