Esok Belum Tentu Ada

ESOK BELUM TENTU ADA
Pengkhotbah 11:7,8

Ketika malam tiba dan gelap menguasai semesta, kita tahu bahwa hari kita telah usai, bukan hanya hari ini melainkan dapat saja untuk selamamya. Sebab kita tak pernah mengetahui apakah tidur malam ini adalah tidur sementara yang diakhiri dengan bangun esok hari atau tidur untuk selamanya. Karena itu, bila esok pagi Allah kembali memberimu kesempatan melihat sang mentari, sambutlah itu dengan penuh syukur, jangan dengan sungut. Bergembiralah melewati hari yang dianugerahkan itu. Lakukanlah hal-hal terbaik yang dapat engkau lakukan. Sebab sebentar lagi malam kembali datang, dan boleh jadi hari ini adalah terang terakhir yang dapat engkau nikmati. Seperti kata Sang Pengkhotbah: “Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata; oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, tetapi hendaklah ia ingat akan hari-hari yang gelap, karena banyak jumlahnya. Segala sesuatu yang datang adalah kesia-siaan.” (Pkh.11:7,8). Persembahkanlah yang terbaik hari ini, sebab mungkin saja hari ini adalah kesempatan terakhir. Esok kan belum tentu ada.

Pdt. Arliyanus Larosa