Gereja Terbesar di Texas Tutup Pintu Saat Badai Harvey Menerjang

Gereja Lakewood

SINODEGKI.ORG – Sebuah ‘megachurch’ di Texas menutup pintunya pada saat badai Harvey melanda Texas dan memaksa ribuan orang untuk meninggalkan rumah mereka. Pendeta gereja itu, Gereja Lakewood, Joel Osteen mengumumkan melalui media sosialnya bahwa gereja ditutup karena badai dan mengajak semua orang berdoa untuk keselamatan masing-masing.

“Gereja Lakewood ditutup untuk menghindari banjir, kami ingin memastikan bahwa anda semua selamat.” lanjut berita dari laman media sosial Joel Osteen.

Dari media sosial tersebut juga diberitakan tentang hal-hal yang diperlukan bagi mereka yang menjadi korban badai dan dimana mereka dapat menemukan tempat-tempat pengungsian.

Namun beberapa aktivis mengkritik alasan gereja terbesar di Amerika Serikat itu menutup gerejanya. Padahal menurut mereka gereja yang memiliki 16 ribu tempat duduk itu dapat digunakan untuk menampung korban badai Harvey. Malah beberapa gereja kecil justru membuka pintu mereka bagi korban badai tersebut.

Para aktivis ini juga mengkritik Pdt. Osteen yang tidak membuka rumahnya seharga 10 juta Dollar ditepi sungai Oak bagi para pengungsi.

Pdt. Osteen manjawab kritikan itu melalui siaran ABC dan siaran berita Atlanta: “Kami tidak pernah menutup pintu kami, kami terus berupaya mendistribusikan bantuan bagi para korban. Kami sedang mempersiapkan gereja kami sehingga dapat digunakan bila nanti tempat-tempat pengungsian penuh,” ujar Osteen.

Badai Harvey di Houston, Texas

Yang lebih mengharukan adalah 21 mesjid membuka tempat-tempat ibadah tersebut untuk menampung korban-korban badai Harvey. Sebanyak 3000 orang berhasil diselamatkan dan sembilan orang dinyatakan tewas akibat badai ini. (independent.co.uk/spw)

 

 

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *