Hidup Sebagai Orang Merdeka

Homer, Alaska, United States — Bald Eagle in mid-air flight over Homer Spit Kenai Peninsula Alaska Winter — Image by © AlaskaStock/Corbis

Pdt. Nathanael Channing,

*“Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.”*

Galatia 5:13.

Kita diselamatkan oleh Allah karena kasih karunia-Nya saja. Hanya karena anugerah Allah kita diselamatkan, bukan karena perbuatan baik kita, karena kita tidak mampu berbuat baik dihadapan Allah.

*Allah yang menyelamatkan dengan anugerah-Nya adalah Allah yang juga memberikan jaminan yang pasti! Tidak mungkin dapat binasa! Jaminan keselamatan dari Allah kekal, di mana Allah memelihara hidup kita sekarang ini sampai selama-lamanya, dalam jaminan-Nya yang pasti.*

Kita sudah menjadi orang yang merdeka! Paulus mengingatkan, ketika kita sudah merdeka, tidak dibelenggu dan diikat lagi oleh dosa. Maka hidup kita tidak dapat lagi berkanjang di dalam dosa, tidak dapat lagi menikmati dosa, sudah tidak hidup di dalam kedagingannya, yang memuaskan nafsu kita, termasuk segala keserakahan hidup kita, ego kita, kepentingan diri kita sendiri dan tidak peduli dengan yang lain.

Jaminan keselamatan dan kemerdekaan yang sudah diberikan Allah di dalam Tuhan Yesus justru membuat hidup kita untuk berbagi kasih kepada semua orang. Melayani semua orang di dalam kasih, yang berarti apapun yang kita lakukan dan kerjakan, semuanya ada di dalam kasih Tuhan; entah sebagai suami, istri, orangtua, anak-anak, saudara sanak famili, di rumah, di pekerjaan, dan dalam pelayanan kita.  Itulah hidup yang kita jalani dengan penuh sukacita, damai sejahtera, dan jadi berkat bagi orang lain. Kemerdekaan yang membawa kasih dan berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *