Refleksi Jumat Agung 3 April 2015

Bahan: Yes. 52:13-53:12; Maz.22; Ibr. 10:16-25; Yoh. 18:1-11, 19:16-30
Diperdamaikan melalui Kematian Kristus

Hitam….Warna yang mendominasi peserta ibadah hari ini, khususnya orang-orangtua. Tanpa harus memberikan pengumuman dresscode, banyak umat menggunakan baju berwarna hitam. Lambang duka yang disampaikan untuk mengenang kematian Kristus di atas kayu salib. Warisan sejarah yang menghargai kematian. Namun, di balik kematian ada perdamaian yang Yesus tawarkan kepada manusia yang beriman kepadaNya (warna putih-lambang damai).

Bahwasanya, ya, kematian itu ada dan terjadi pada Yesus yang 100% saat itu menjadi manusia. Namun sisi 100% Allah juga mendominasi dengan tawaran perdamaian, warna putih. Jadi, di balik hitam ada putih. Sebagai tanda bahwa setelah kedukaan, ada kedamaian. Berita inilah yang hendak diwartakan melalui kematian Yesus, bahwa di balik kematian ada kasih Kristus bagi umat manusia.

Terpujilah Tuhan, yang bersedia mengurbankan diri demi mendamaikan manusia dengan diriNya. Setelah mendapat perdamaian dari Allah, maka tugas kita adalah berdamai dengan sesama. Sudahkah kita hidup dalam damai dengan Tuhan dan sesama? (US).

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *