Pemimpin: Sadar Ketaksempurnaan Diri

“No body is perfect.” Ungkapan ini mengungkapkan dengan tepat realitas hidup kita, manusia, di dunia ini. Tak ada manusia yang sempurna. Setiap orang memiliki kebaikan dan kekurangannya masing-masing. Orang-orang yang telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang baik, handal, dan prorakyat pun, tetap memiliki sisi-sisi gelapnya, kekurangannya.

Sebab yang sempurna hanyalah Kristus. “Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.  (1 Tim. 6:16). Pesan rasul Paulus ini harus memberi kepada kita keberanian untuk menerima kekurangan dan dalam kerendahan hati mensyukuri kebaikan kita. Penerimaan atas kekurangan akan memberi kekuatan untuk melakukan perbaikan diri.

Rasa syukur atas kebaikan menolong kita untuk tak minder apalagi iri pada kebaikan sesama. Para pemimpin, bahkan setiap orang, perlu menyadari ketaksempurnaam diri.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *