Refleksi Harian Selasa, 30 Juni 2015

Bahan: I Sam.31:1-13; II Kor.9:1-5
Menahan Pemberian

Kadang, ada saja hal-hal yang membuat pemberian tertahan. Bisa jadi karena faktor cuaca yang tidak memungkinkan mengirim bantuan. Atau faktor isu, berita yang belum jelas kebenarannya namun ditanggapi serius sehingga menahan pemberian.

Masalahnya, kalau bantuan tersebut bersifat penting, untuk kelanjutan hidup orang atau sebuah organisasi, maka sikap menerima isu tanpa konfirmasi tentu tidak baik. Apalagi bila bantuan tersebut sudah terprogramkan bahkan dijanjikan akan diberikan, tentu menimbulkan pertanyaan. Dan yang dicurigai oleh jemaat Korintus adalah Paulus, pelayan Tuhan.

Paulus menyikapi dengan bersahaja, ia memberikan surat pastoral, yang mengingatkan bahwa jemaat Korintus yang siap sedia memberi adalah kebanggan bagi Paulus dan rekan sepelayanan. Paulus mendorong jemaat ini untuk membuktikan janjinya, bahwasanya pemberian mereka adalah bukti kemurahan hati dan kerelaan.

Saudara, mari kita memberi dengan kemurahan hati, tanpa paksaan, memberi karena kasih. Sehingga tidak perlu menahan pemberian, apalagi berdasar isu yang tidak jelas. (US)

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *