Jangan Takut Gagal

takut gagal. Foto: forbes.com

Pdt. Albertus Patty,

Kita semua pernah merasa takut, dan rasa takut merupakan respon dari bahaya yang mungkin muncul. Kita takut gagal, kita takut jatuh, kita takut mengalami kecelakaan. Anak-anak juga kadang takut dengan kegelapan.

Petrus dan murid-murid juga takut ketika ombak menghajar perahu mereka. Dalam ketakutan itu mereka bahkan berteriak: “Guru…kita binasa !” Dan Yesus pun bangun, menghardik badai dan gelombang itu. Lalu Ia bertanya kepada murid-muridNya: “Mengapa kamu takut dan mengapa kamu tidak percaya?”

Musa pun ketakutan ketika Tuhan memerintahkan dirinya untuk membebaskan Israel dari pejajahan Mesir.

Ketakutan merupakan hal yang wajar karena memberikan peringatan tentang adanya bahaya. Tetapi yang berbahaya adalah orang dikuasai ketakutan sehingga menjadi paranoid. Akibatnya kita tidak dapat melakukan apa saja, padahal ketakutan dapat diatasi dengan mempersiapkan diri lebih baik, dengan belajar lebih serius.

Oleh karena itu jangan pernah lari dari ketakutan, jangan pernah takut gagal. kita semua ini tidak sempurna. Hadapilah yang kita takutkan dan lakukanlah inovasi. Ketakutan kepada kegagalan lebih berbahaya daripada kegagalan itu sendiri.

Ketakutan pada kegagalan membuat kita tidak berani mencoba, tidak berani melangkah. Orang yang gagal karena pernah mencoba pasti tahu apa yang membuatnya gagal. Dari situ ia akan belajar untuk bangkit dan berhasil.

Cobalah, bangkitlah, majulah, jangan takut karena Tuhan menyertai anda.

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *